AC10 TikTok Downloader

Download Lagu dan Video TikTok Tanpa Watermark

Get it on Google Play

Apa itu Internet Satelit?

Ditulis oleh Sandy Riadi

Seorang Web Developer & Konten Kreator Ternama di Indonesia, Follow Klik tombol Bintang.

follow icon Follow Us

Dari Author: Selama 9 tahun AC10 Tech selalu berusaha memberikan informasi terbaru dan akurat bagi pembaca. Kami ahli dan bersemangat dalam bidang ini. Jika ada pertanyaan silahkan berkomentar di bawah.

Dalam era teknologi modern, terdapat berbagai jenis layanan internet untuk memenuhi kebutuhan berkomunikasi dan berselancar di dunia maya. Internet telah menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari, dengan ragam jenis yang memenuhi kebutuhan pengguna. Berdasarkan data BPS dari hasil pendataan Survei Susenas 2022, 66,48% penduduk Indonesia telah mengakses layanan internet. Beberapa jenis yang umum digunakan meliputi internet rumah atau broadband, internet seluler, internet kantor atau bisnis, dan internet satelit. Lantas, apa itu internet dengan jaringan satelit?

Pengertian Internet Satelit

Internet satelit adalah salah satu bentuk konektivitas internet yang menggunakan satelit sebagai media pemancar atau transmisi sinyal. Umumnya, saat kalian memilih layanan internet satelit, kalian harus meminjam atau bahkan membeli perlengkapan seperti modem, transceiver dan parabola VSAT. Lantas, apa saja sih alat-alat yang dibutuhkan agar kita dapat mengakses internet satelit? Berikut kami rangkumkan:

  1. Parabola VSAT: digunakan untuk berkomunikasi dengan satelit. Antena ini dapat berupa parabola kecil yang memiliki diameter sekitar 1 hingga 2,4 meter.
  2. Modem satelit: mengubah sinyal antena menjadi format yang dapat digunakan oleh perangkat komputer atau jaringan lokal.
  3. Transceiver Satelit: berfungsi sebagai pengirim dan penerima sinyal untuk berkomunikasi dengan satelit.
  4. Satelit: bagian inti dari infrastruktur. Satelit di luar angkasa menerima dan mengirimkan sinyal ke dan dari terminal pengguna.
  5. Stasiun darat: pusat kontrol dan manajemen yang terhubung ke internet melalui koneksi darat. Ini dapat mencakup pusat data dan perangkat lunak manajemen jaringan.
VSAT
sumber: Gravity Internet

Dalam sistem ini, terminal pengguna (misalnya, piringan parabola VSAT) berkomunikasi dengan satelit, dan satelit meneruskan sinyal ke stasiun darat penyedia layanan internet sehingga pengguna dapat mengakses internet. Lebih lanjut, kita akan menjelajahi kelebihan dan kekurangan yang ada pada penggunaan internet satelit.

Siapa Pengguna Internet Satelit?

Pengguna internet satelit dapat melibatkan individu, perusahaan, atau lembaga yang berada di daerah terpencil atau sulit dijangkau oleh infrastruktur internet konvensional. Selain itu, pengguna internet satelit juga termasuk pelayanan maritim, penerbangan, hingga misi luar angkasa. Contoh dari pengguna internet satelit adalah para pekerja di area pertambangan maupun penduduk yang tinggal di desa-desa terpencil.

Kelebihan dan Kekurangan Internet Satelit

Internet satelit seperti 2 belah mata koin yang memiliki sisi yang berbeda. Untuk peminat jaringan internet yang tinggal di daerah terpencil yang belum terjangkau internet rumah, pertimbangkan layanan internet satelit dengan memperhitungkan kelebihan dan kekurangannya.

Kelebihan:

  1. Menjangkau lokasi terpencil

Internet satelit memungkinkan akses di daerah terpencil yang sulit dijangkau oleh infrastruktur internet tradisional seperti kabel. Hal ini terjadi karena sinyalnya disiarkan melalui satelit di luar angkasa. Sehingga memungkinkan akses internet tanpa tergantung pada infrastruktur darat yang mungkin sulit atau mahal untuk dibangun di daerah terpencil.

  1. Stabilitas sinyal

Sinyal internet satelit cenderung lebih stabil, mengatasi kendala yang mungkin dihadapi oleh jenis internet lainnya. Sinyal internet satelit langsung ditransmisikan antara terminal pengguna di bumi dan satelit di luar angkasa, mengurangi risiko gangguan dari permasalahan seperti kabel bawah tanah yang rusak atau cuaca buruk yang bisa mempengaruhi konektivitas di darat.

Kekurangan:

  1. Keterlambatan (Lag)

Internet satelit dapat mengalami keterlambatan atau lag karena sinyal harus melakukan perjalanan jarak yang cukup besar antara terminal pengguna, satelit di luar angkasa, dan stasiun penyedia layanan. Keterlambatan ini disebut sebagai “latensi satelit” dan dapat menyebabkan waktu respons yang lebih lama dibandingkan dengan teknologi internet lainnya. 

Proses sinyal melewati ruang hampa angkasa dapat menambah latensi. Terlebih lagi, pengaruh cuaca atau gangguan atmosfer dapat mempengaruhi kualitas sinyal. Keterlambatan sinyal merupakan tantangan umum pada internet satelit, terutama dalam komunikasi real-time seperti panggilan video.

  1. Biaya tinggi

Layanan internet satelit seringkali memiliki biaya langganan yang lebih tinggi dibandingkan dengan jenis internet lainnya. Hal ini dikarenakan untuk perealisasiannya membutuhkan modal investasi yang besar, mulai dari pengembangan, peluncuran, hingga perawatan satelit.

Provider Internet Satelit di Indonesia 

Beberapa provider internet satelit terkemuka di Indonesia meliputi Mangoesky, UBIQU, Karunia Sinergi, dan lainnya. Umumnya, proses pemasangan internet satelit beserta durasi pengirimannya memakan waktu 7-30 hari. Berikut adalah contoh paket yang ditawarkan:

1. UBIQU:

ProviderPaket LanggananBenefitHarga Paket (per bulan)Harga PerangkatEstimasi Waktu Pemasangan
UBIQUMAX 100Unlimited FUP 100GB/bulan,Speed up to 10 MbpsRp 1.000.000
*Rp 8.769.000
7-21 hari
MAX 300Unlimited FUP 300GB/bulan,Speed up to 10 MbpsRp 3.000.000
MAX 500Unlimited FUP 500GB/bulan,Speed up to 10 MbpsRp 4.500.000

*Harga belum termasuk biaya pengiriman dan pemasangan (harga berbeda-beda untuk setiap daerah, harga pemasangan berupa biaya akomodasi teknisi UBIQU)

Paket internet satelit UBIQU MAX tersedia khusus di Sumatera, Jawa, Bali dan Nusa Tenggara.

2. Primadona Net

ProviderPaket LanggananBenefitHarga Paket (per bulan)Harga PerangkatEstimasi Waktu Pemasangan
Primadona NetKu-Band 5/35/3 Mbps per lokasi Ratio 1:32Rp 3.500.000
*Rp 23.000.000
7-30 hari
Ku-Band 15/315/3 Mbps per lokasi Ratio 1:32Rp 5.500.000
Ku-Band 10/510/5 Mbps per lokasi Ratio 1:32:Rp 6.000.000

*Harga belum termasuk biaya pengiriman dan pemasangan (harga berbeda-beda untuk setiap daerah, harga pemasangan berupa biaya akomodasi teknisi Primadona Net)

3. Karunia Sinergi

ProviderPaket LanggananCIRHarga Paket (per bulan)Harga PerangkatEstimasi Waktu Pemasangan
Karunia SinergiKu-Band 2,5 Mbps1:6Rp 4.500.000
*Rp 13.250.000
7-30 hari
Ku-Band 3,5 MbpsRp 6.500.000
Ku-Band 5 MbpsRp 11.000.000

*Harga belum termasuk biaya pengiriman

*Pemasangan dilakukan oleh pelanggan dengan mengikuti buku panduan.

Selain perusahan dalam negeri, ada pula perusahaan asal Amerika Serikat – SpaceX yang melalui produk layanan Starlink, telah mulai menawarkan layanan internet satelit di beberapa wilayah di Indonesia. Produk Starlink di Indonesia dapat kalian rasakan melalui layanan TelkomSat pada pilihan paket VSAT Star dan MangoStar.

Starlink sendiri menargetkan akan beroperasi di Indonesia mulai tahun 2024. Namun, semua rencana ini masih belum pasti selama belum ada kebijakan dalam negeri yang secara resmi menyetujuinya. Perkiraan harga paket yang ditawarkan tergolong mahal untuk pengguna internet rumah di Indonesia. Direktur Wholesale & International Service Telkom Indonesia, Bogi Witjaksono, menyebutkan bahwa harga Starlink di Indonesia berkisar Rp 2-3 juta per bulan. Berbeda dengan harga layanan Starlink di negara Amerika Serikat dimana layanan Starlink Home dengan kecepatan 25-220 Mbps hanya dibandrol dengan harga  $120/bulan dan biaya peralatan $599 atau sekitar Rp 1,8jt/bulan dan Rp 9,5jt untuk peralatannya.

Hmm, jadi bagaimana, tertarik untuk menggunakan internet satelit? Jika akses internet melalui satelit terlalu mahal atau sulit diakses, ada beberapa alternatif yang bisa Anda pertimbangkan. Pertama, periksa penyedia layanan internet rumah yang ada di wilayah Anda dengan mengunjungi situs web provider atau melihatnya di situs 101 INTERNET. Temukan informasi tentang paket dan kecepatan yang mereka tawarkan untuk memastikan sesuai dengan kebutuhan Anda.

Selain itu, pertimbangkan opsi internet seluler. Anda dapat memasukkan kartu SIM ke router dan mendistribusikan Wi-Fi di rumah, seperti layanan yang ditawarkan oleh Telkomsel Orbit, Hinet, dan lainnya. Semua informasi tersebut dapat kalian akses di 101 INTERNET. Namun, sangat penting untuk memilih tarif seluler yang sesuai dengan penggunaan internet Anda, mengingat besarnya data yang diperlukan. Lakukan penelitian menyeluruh untuk menemukan penawaran terbaik dan paling sesuai dengan kebutuhan harian atau bulanan Anda.

Yang paling penting saat kalian memilih layanan internet satelit, wajib untuk membandingkan berbagai provider dan paket yang mereka tawarkan. Untuk memastikan pemilihan yang tepat, gunakan layanan perbandingan seperti 101 INTERNET. Platform ini memungkinkan pengguna untuk membandingkan provider, paket, dan ulasan pengguna secara komprehensif sebelum mengambil keputusan pembelian internet satelit. Sebelum membeli, pertimbangkan kebutuhan internet Anda, termasuk kecepatan yang diinginkan, benefit yang didapatkan, serta berbagai biaya yang akan dikeluarkan dalam proses pemasangannya. Lihat semua informasi tersebut secara gratis melalui 101 INTERNET.

Artikel Terbaru

Tinggalkan komentar